Hutan Mu harta Mu

Posted: October 2, 2011 in Lingkungan
Tags: ,

Hutan adalah harta karun yang terakhir kita. Harta yang memiliki keindahan, ketentraman dan bahkan memilki kehidupan di dalamnya. Apabila harta itu jika hilang dan lenyap pastilah akan sulit dikembalikan. Bagitupun hutan, jika sudah gundul, butuh waktu yang sangat lama untuk menumbuhkannya lagi.

Tidakkah kita merasakan jika memandang dari kejauhan hutan nan hijau begitu indah yang tak bisa diluapkan dengan kata-kata. Menyejukkan mata,hati, sekaligus menyejukkan udara. Sejak kecil pasti kita sudah mengetaghui bahwa pohon itu penghasil oksigen buat manusia. Gas yang kita gunakan untuk pernafasan. Jika hutan rusak, bisa kita bayangkan betapa sulitnya kita mendapatkan oksigen. Mungkin tak ada lagi kehidupan di bumi ini

Hutan menyimpan ribuan hal yang menarik. Hal itu yang menyebabkan manusia secara besar-besaran mengeksplorasi isi perut hutan. yaitu sebagai penghasil kayu. tak jarang ilegal logging  terjadi, semua dilatar belakangi motif ekonomi ini. Manusia mementingkan dirinya sendiri tanpa memperhatikan fungsi dari hutan itu sendiri.

Secara langsung hutan berfungsi sebagai sumber pangan. Baik untuk hewani dan non hewani. Dari dalam hutan bisa menghasilkan apa saja yang dapat di makan. Tidakkah kita sadar betapa bermanfaatnya hutan bagi manusia

Secara tidak langsung hutan adalah pengatur sistem tata air. Di bawah tanah hutan tersimpan mungkin sampai jutaan kubik air segar yang sangat bermanfaat untuk kita. Bayangkan jika hutan menggundul dan sistem air ini rusak? Pastinya keseimbangan hidrologi bisa terganggu. Longsor dan banjir bisa terjadi kapan saja.

Di sekitar hutan begitu sejuk dan segar. Itupun juga fungsi dari hutan yang semakin kritis. Hutan sebagai pengontrol iklim. Semakin banyak lahan hutan menghijau. Semakin adem bumi kita ini. Semakin habis hutan suhu perlahan naik. Apalagi global warming menjadi isu paling utama saat ini.

Hutan adalah penyangga kehidupan baik langsung maupun tidak. Kita harus bisa bijak dalam pengelolaan hutan. Bukan karena kepentingan sesaat maka kelangsungan untuk waktu yang akan datang terancam. Apa jadinya jika yang menyangga itu rusak, bukankah kehidupan kita sangat terancam?

 

Comments
  1. irham says:

    aseek artikelnya bro🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s