Dampak dan Pencegahan Pencemaran Air

Posted: October 30, 2011 in Lingkungan
Tags:

Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan. Berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan manusia. Kemanfaatan terbesar danau, sungi, lautan dan air tanah adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya berpotensi sebagai objek wisata.

Meskipun dunia penuh dengan air, hanya tiga persen itu minum. Termasuk dalam sumber 3% air minum adalah sungai, musim semi, sungai, danau, dan air terjun yang terus menerus terancam dan terkontaminasi oleh berbagai faktor yang menyebabkan pencemaran air. Jika sumber-sumber pencemaran air tidak dikendalikan, kebutuhan dasar ini pada akhirnya akan menjadi komoditi yang langka hanya beberapa mampu untuk memilik

Walaupun fenomena alam seperti gunung berapi, badai, gempa bumi dll juga mengakibatkan perubahan yang besar terhadap kualitas air, hal ini tidak dianggap sebagai pencemaran.

Penyebab

Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.

Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.

Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.

Salah satu penyebab utama pencemaran air yang telah menyebabkan masalah kesehatan lingkungan yang serius dan merupakan polutan yang berasal dari bahan kimia dan proses industri. Ketika pabrik-pabrik dan produsen menuangkan bahan kimia dan limbah ternak langsung ke sungai dan sungai, air menjadi beracun dan tingkat oksigen yang habis menyebabkan banyak organisme air mati. Limbah ini termasuk pelarut dan zat-zat beracun. Sebagian besar limbah tidak biodegradable. tanaman Power, pabrik kertas, kilang, pabrik-pabrik mobil membuang sampah ke sungai.

Air panas dari pembangkit listrik disebut polusi termal. Ini membunuh hewan air dan tumbuhan dengan mengurangi kandungan oksigen dari air. Power tanaman menggunakan air untuk mendinginkan mesin mereka, sehingga mengubah suhu air.

Selain dari polusi termal, ada juga organik dan anorganik polutan. Limbah organik termasuk menolak dari rumah-rumah pembantaian, ikan dan pabrik pengalengan daging, dan perusahaan penyamakan kulit, pembuatan tanaman, pestisida dan perusahaan-perusahaan minyak mentah. Sejak limbah organik yang terurai oleh mikroorganisme, sebagian besar oksigen terlarut dalam air digunakan dan pembuang mulai berbau busuk.

Limbah anorganik termasuk zat beracun dan korosif seperti asam, logam berat, merkuri, kadmium dan timbal yang dapat mengganggu proses tubuh normal. produsen baterai, pertambangan, pabrik kertas meningkatkan konsentrasi membuat air raksa berbahaya dan beracun untuk hal-hal yang paling hidup.

Lain penyebab pencemaran air dari pestisida. Pertanian tanaman air racun pestisida dan hewan. kotoran hewan, pupuk kimia, deterjen fosfat mencemari air dengan memberikan nutrisi yang berlebih. polusi ini dikenal sebagai eutrofikasi. Hal ini sangat meningkatkan pertumbuhan alga dalam air sehingga mengurangi jumlah kadar oksigen dalam air menyebabkan kematian banyak organisme air.

Air juga tercemar oleh sampah plastik khusus dan zat seperti plastik-lain. Beberapa plastik seperti nilon ikan dapat melibatkan dan hewan laut lainnya. Plastik yang telah dipecah menjadi potongan kecil bisa dimakan oleh makhluk-makhluk laut yang dapat menyebabkan kematian mereka. Karena plastik adalah non-biodegradable, ia akan terus membunuh ikan lebih.

Salah satu penyebab pencemaran air lebih banyak adalah berasal dari limbah rumah tangga. Karena tidak ada orang ingin hidup di daerah tercemar, dekat dumpsite atau TPA, air limbah dan kotoran tidak diobati terbawa dari rumah mencemari air benda yang berbeda. Sebagian besar negara berkembang praktek jenis ini pembuangan limbah. Bahkan di negara maju melakukan pembuangan buruk dirawat untuk kanal menyebabkan tubuh utama dari air. Bahayanya adalah ketika pipa-pipa pembuangan limbah patah dan mengotori air minum. Ketika ini terjadi, kerusakan akan membuka berbagai macam penyakit yang ditularkan air yang pasti akan menimbulkan bahaya bagi konsumen.

Ppolusi Terakhir di antara penyebab air perawatan diri dan produk rumah tangga. Shampo, lotion, pelembab, pewarna rambut, pemutih, deterjen, pelembut kain, dan banyak lainnya berkontribusi terhadap polusi air. limbah manusia bukanlah satu-satunya yang masuk ke selokan. Produk ini juga bergabung dengan air limbah mencemari sungai, sungai, dan danau.

Dampak Polusi dan Pencemaran Air

Dapat menyebabkan banjir
Erosi
Kekurangan sumber air
Dapat membuat sumber penyakit
Tanah Longsor
Dapat merusak Ekosistem sungai

Pencegahan

5R itu Reduce, Reuse, Recycle, Recharge dan Recovery. Dua yang terakhir adalah usaha pemulihan, misalnya dengan pembuatan lubang biopori dan sumur resapan. Sedangkan contoh recycle yaitu dengan memanfaatkan air mandi untuk menyiram tanaman atau nyuci kendaraan.

source

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s