3 R (Reduce, Reuse, Recycle)

Posted: November 2, 2011 in Lingkungan
Tags:

Perkembangan teknologi sekarang ini sangat pesat. Ini ditandai dengan peralatan elektronik cepat berganti model dan fungsi.  Lalu ke mana barang-barang lama yang sudah ketinggalan model itu, dibuang atau disimpan sajakah?

Contoh kasusnya seperti Telepon genggam, dahulu yang besar sekali, sekarang sudah semakin tipis dan kecil. Setelah itu ada pula telepon genggam baru dengan fitur yang lebih baik.

Kitapun tergoda untuk membeli barang dengan model terbaru, itu karena takut ketinggalan jaman. Bila tiap orang ganti telepon genggam semudah mengganti baju, produk baru akan tumbuh terus. Demikian pula dengan komputer, laptop dan barang lektronik lainnya.

Alat elektronik  terbuat dari berbagai macam bahan. Ada plastik, tembaga, PCB, timah, emas, perak dan kobalt. Zat-zat ini sangat beracun Jika racun dari sampah elektronik ini masuk ke dalam tanah maka akibatnya bisa meracuni mahluk hidup.

Cara pengambilan logam-logam berbahaya itu  dengan ditambang dari dalam perut bumi. Telepon genggam dan komputer menghabiskan 3 persen hasil tambang emas dan perak. Padahal tanah bumi harus digali 1 ton hanya untuk mendapat 1 gram emas. Indonesia termasuk salah satu negara di Asia Tenggara yang banyak menghasilkan sampah elektronik.

Oleh karena itu, untuk alat elektronik tetap dipakai istilah 3 R  : Reduce, Reuse, Recycle.

Contoh kegiatan Reduce (mengurangi) :

  • Pilihlah wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, pergunakan serbet dari kain dari pada menggunakan tissu, menggunakan baterai yang dapat di charge kembali.
  • Gunakan kembali wadah atau kemasan yang telah kosong untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Misalnya botol bekas minuman digunakan kembali menjadi tempat minyak goreng.
  • Gunakan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  • Gunakan sisi kertas yang masih kosong untuk menulis.
  • Gunakan email (surat elektronik) untuk berkirim surat.
  • Jual atau berikan sampah yang terpilah kepada pihak yang memerlukan

Contoh kegiatan Reuse (memakai kembali):

  • Pilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang.
  • Hindari memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
  • Gunakan produk yang dapat diisi ulang (refill). Misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali).
  • Maksimumkan penggunaan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  • Kurangi penggunaan bahan sekali pakai.
  • Gunakan kedua sisi kertas untuk penulisan dan fotokopi.
  • Hindari membeli dan memakai barang-barang yang kurang perlu.

Contoh kegiatan recycle :

  • Pilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai.
  • Olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
  • Lakukan pengolahan sampah organic menjadi kompos.
  • Lakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat.

 

Comments
  1. ari says:

    terima kasih atas informasinya gun😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s